395 JCH OKU TIMUR Dilepas Dengan Lambaian dan Tangis Haru

433 views

OKU TIMUR – Marsha (9) meraung keras saat diturunkan dari bus yang mengantar ayah dan ibunya menuju Palembang dan berangkat ke tanah suci Mekkah. Paman dan bibinya yang menyertai dari Desa Taman Agung, Semendawai Suku 3 nampak sempat kewalahan dengan gadis kecil itu. Dalam suasana haru, sepuluh bus bertolak ke Palembang diiringi lambaian tangan ribuan pengantar.

“Semoga malam ini, yang mengantarkan akan pulang ke rumah masing-masing, berbekal doa dan harapan untuk menyusul mereka yang berangkat duluan ke tanah suci dapat terlaksana.” kata Kepala Kantor Kemenag Abdul Rosyid saat menutup laporannya di tengah 395 Jemaah Calon Haji (JCH) dan ribuan pengantar mereka di Gedung Balai Rakyat, Kompleks Pemkab OKU TIMUR, 7 Juli, sesaat sebelum rombongan diberangkatkan.

Sebelumnya Abdul Rosyid melaporkan jika sebagian jamaah haji OKU TIMUR sudah tiba di Madinah. Tapi dari 359 yang duluan diberangkatkan pada Jumat silam, tercatat hanya berangkat sebanyak 358 karena satu orang dinyatakan sakit. “Terpaksa istrinya ditinggal duluan. Saat ini sedang ditangani di Palembang, jika nanti JCH tersebut sembuh, akan kita berangkatkan di tahun ini. Atau jika tidak diberangkatkan di tahun depan.” Kata Abdul Rosyid lagi.

2019 ini total sebanyak 754 orang yang terdiri dari 355 laki – laki dan 399 perempuan yang berangkat ke Tanah Suci Mekkah. Rombongan dilepas dua kali pada Jumat 5 Juli dan Minggu 7 Juli, masuk dalam kloter 1 sebanyak 359 dan kloter kedua 395 orang. Kepala Kemenag turun ke satu persatu bus untuk meninjau langsung suasana keberangkatan.

Asisten 3 M Ali Pasyai mengatakan dalam sambutannya di depan JCH OKU TIMUR agar menjaga kesehatan, dan minta doa kepada para JCH yang akan berangkat untuk mendoakan semua pengantar agar dapat juga menyusul ke Tanah Suci Mekkah. “Minta doanya agar semua pengantar nanti dapat turut berangkat ke Mekkah, Amin” katanya.

Pemerintah OKU TIMUR melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyiapkan 20 armada bus untuk mengantar. “Untuk malam ini kami siapkan sepuluh dari rencana 9, itu digunakan untuk jaga-jaga andai ada kerusakan teknis di jalan,” kata Solehan selaku Kabag Kesra.(triangga)