Perusak Baliho Kampanye Bisa Dipidana

389 views


OKU TIMUR – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ogan Komering Ulu Timur Ahmad Ghufron didampingi Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) memastikan bahwa setiap orang ataupun kelompok yang dengan sengaja melakukan pengrusakan terhadap Alat Peraga Kampanye (APK) bisa dipidanakan.


Menurutnya, Peraturan Bawaslu Nomor 10 Tahun 2015, Pasal 66 huruf g di situ disebutkan siapa yang melakukan perusakan dan dalam pasal 187 ayat 3, pelaku perusakan mendapat ancaman pidana minimal satu bulan penjara dan maksimal 6 bulan, dengan denda 100 ribu rupiah sampai 1 juta rupiah bahwa jika ada pihak-pihak perorangan kelompok atau apapun dengan sengaja merusak APK yang sudah ditetapkan sesuai dengan zonanya dan bentuknya dengan legal formal pada masa kampanye maka kesengajaan itu akan mengandung unsur pidana.


“Karena itu semua pihak harus bisa bersama-sama menjaga dan tidak berusaha untuk merusak APK karena itu mengandung unsur pidana,” ujar ketua Bawaslu Ahmad Ghufron


BAWASLU OKU TIMUR mengharapkan kepada para peserta pemilu, Caleg, calon DPD, Tim Caleg/DPD dan Tim pemenangan Calon presiden dan masyarakat  untuk menjaga kondusifitas, keamanan dan ketertiban  pada tahapan pemilu legislatif dan pilpres tahun 2019 di OKU TIMUR.


“Meski sampai saat ini belum ada laporan kepada pihak Baswaslu atas perusakan alat peraga kampanye kami tetap menghimbau kepada para pendukung peserta pemilu, caleg, calon DPD dan tim pemenangan calon presiden tidak merusak alat peraga kampanye peserta pemilu, caleg, calon DPD dan tim pemenangan calon presiden yang lain.”(Rizal Arisandi)