64 Mahasiswa Widya Dharma dan Harapan Palembang Wisuda Tak Berijazah

Tampak Depan Kampus Perguruan Tinggi Widya Dharma dan Harapan Palembang yang berlokasi di Jalan Soekarno – Hatta

PALEMBANG – 64 orang lulusan dari program studi Farmasi dan Rekam Medis Perguruan Tinggi Widya Dharma dan Harapan Palembang tanyakan nasib ijazah mereka. Wisuda pada Januari silam, setelah mundur lima bulan dari jadwal, tak menyertakan ijazah apalagi STR (Surat Tanda Registrasi), yaitu dokumen resmi yang dilampirkan ketika hendak melamar kerja.

 

Saat ditemui wartawan di Palembang, seorang mahasiswa angkatan 2014 mengeluhkan nasibnya yang malah tak bisa cari kerja. Padahal sudah berstatus lulusan dari kampus mereka yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta itu.

 

“Lulusan kami terlantar lima bulan. Kami mestinya wisuda Agustus 2017, ternyata baru wisuda Januari ini. Wisuda diundur karena masalah belum selesai, jadi tidak bisa diwisuda,” ungkapnya.

 

Pertemuan empat kali dengan pihak kampus malah tak membuahkan hasil yang melegakan.

 

Baca juga : Dinkes Sumsel Anjurkan Mahasiswa Tempuh Jalur Hukum

 

Desas-desus yang didengar oleh mereka, bahwa perguruan tinggi tempatnya kuliah tidak perpanjang izin sehingga tidak terdaftar di Dikti. Sudah dikasih batas waktu sampai Agustus 2017, tetapi belum juga selesai. “Kami sudah rugi waktu, materi, dan umur.”

 

ia menjelaskan, untuk masuk kuliah calon mahasiswa harus membayar uang Rp 10 juta. Menyusul biaya lain sepanjang kuliah seperti biaya semester Rp 3,5 juta dan praktik mandiri tiga kali sebesar Rp 900 ribu, serta ikut wisuda bayar Rp 8,5 juta. “Kami kemarin sempat berharap wisuda digrebek seperti wisuda abal-abal di jawa,” cetusnya kesal.

 

Wisuda pada Januari kemarin meluluskan 64 orang bergelar Diploma tiga (D III) dari angkatan 2014. Adik tingkat mereka yang angkatan 2015 yang 2018 ini selesai perkuliahan bakal alami nasib yang tak jauh berbeda. Sedangkan mahasiswa angkatan 2016 dan 2017 dari dua jurusan dikabarkan sudah pindah ke perguruan tinggi lain.(triangga)