ALMANCO Bersimpati Terhadap Laporan Caleg Golkar

Tidak ada komentar 773 views

OKU TIMUR – Peristiwa pelaporan kecurangan Pemilu 2019 di Bawaslu OKU TIMUR mendapat respon dari Organisasi ALMANCO (Aliansi Mantan Caleg OKU TIMUR). Mereka bersimpati agar kasus tersebut menemui titik terang dan mendukung sikap Caleg Golkar Herman,SE.

Agus Nugroho, seorang anggota ALMANCO sangat penasaran dengan kelanjutan kasus tersebut, dan menunggu aksi apa yang akan dilakukan Bawaslu OKU TIMUR.

“Ya kita berharap ada tindak lanjutnya dari pihak Bawaslu. Jangan berhenti di tengah jalan. Atau nanti ceritanya menguap tidak ada ujung mengenai proses hukum sengketa pemilu ini.”

Ia sangat berharap peristiwa itu akan menemui kesimpulan yang kelak dapat dijadikan acuan bagi masyarakat.

“Ya entah pengetahuan kita nanti bertambah atau bagaimana, sebab selama ini kita khususnya di OKU TIMUR belum menyaksikan bagaimana kasus seperti itu diselesaikan lewat proses hukum. Jarang-jarang terjadi, jadi ya sangat mungkin untuk menambah wawasan.. lanjut dia lagi.

Keprihatinan lain muncul karena politik uang dapat berimbas pada angka terjadinya korupsi. Sebab, kata Agus Nugroho, korupsi terjadi akibat salah satunya terlampau mahalnya biaya politik. Adanya kebiasaan yang salah di masyarakat. “Politik uang dianggap hal biasa, padahal itu sesuatu yang salah.”

Sebagai informasi, ALMANCO adalah gabungan dari sejumlah individu yang tercatat sebagai mantan calon anggota legislatif di Kabupaten OKU TIMUR. Anggotanya antara lain adalah Agus Nugroho mantan Caleg PKS, Jaimarta dan Edi Susilo mantan caleg dari Partai Nasdem, Solihun mantan Caleg Gerindra dan Zainal Abidin mantan caleg PKB.

Komentar senada datang dari Jaimarta, ia menilai proses itu akan memakan waktu dan menempuh proses berliku. Makanya ia hendak mengusulkan agar sebaiknya ditempuh jalan yang lebih sederhana. “Kita ikuti cara agama saja, pakai sumpah. Kalau bisa sumpah massal sekalian.

Sumpah massal, kata Jaimarta, maksudnya agar para caleg diambil sumpah beramai-ramai dan dilakukan di depan publik. Nanti kalau misalnya ada caleg yang tidak mau bersumpah sebaiknya di diskualifikasi,

“Isi sumpahnya bisa macam-macam tergantung kesepakatan, misalnya : sumpah bersih dari politik uang, atau bersumpah telah mengikuti pileg secara jujur dan sesuai prosedur. Kalau kami ALMANCO berani untuk diambil sumpah jujur tidak money politic,

“Intinya kita dukung pak Herman SE melapor ke Bawaslu, kita doakan juga agar masalah bisa terselesaikan dengan hasil maksimal.” Pungkas Jaimarta.(triangga)