Banjir Berlalu, Hancurkan Lahan Jagung Warga

Tidak ada komentar 152 views
suasana lahan jagung milik warga yang rusak pasca diserang banjir di Desa Tunas Peracak Kecamatan Bunga Mayang, OKU Timur

OKU TIMUR – Setelah banjir mulai surut di Kecamatan Bunga Mayang, kini menyisakan dampak bagi pelaku pertanian. Di lapangan di lahan perkebunan jagung di Desa Tunas Peracak masyarakat keluhkan tanaman mereka yang mati akibat disapu banjir.

Meri Dina Muttaqin (33) seorang pemilik setengah hektar lahan tanaman jagung di wilayah itu mengaku pusing melihat dampak banjir yang terjadi 4 hari belakang. Tanaman jagung umur sebulan miliknya rata dengan tanah. Hal ini juga terjadi pada sekitar 4 hektar lahan jagung lain di sekitar.

“Kami la kepeningan ini, cakmano nak balikkan modal kalo cak ini. Berharap ada bantuan pemerintah untuk keberlangsungan hidup kami.” katanya pada wartawan, Selasa 12 Mei 2020.

Ia mengingat jika kejadian ini merupakan yang terparah. Pernah sekali terjadi banjir seperti ini tapi kondisinya tidak terlalu parah sehingga panen masih bisa terlaksana. “Tapi kalau sekali ini rusak nian, dak pacak ngapo-ngapo lagi.” kata dia.

Dikatakannya, cukup banyak modal yang sudah dialokasikan untuk menanam jagung tersebut, sehingga jika harus menanam ulang, setidaknya ada pembengkakan biaya produksi. Untuk setengah hektar lahan jagung miliknya Meri mengaku jika menderita kerugian sekitar Rp 3 juta rupiah.“Kalau lahan yang sehektar itu sekitar Rp 6 juta ruginya, belum lagi rugi waktu karena proses tanam nak diulang lagi. Tanaman ini sudah separoh jalan dari target tanam 100 hari.” keluhnya.

Di laman facebook miliknya ia mengunggah suasana terakhir lahan jagung miliknya yang sudah rata dengan tanah. Klik link ini untuk menuju ke video

Dirinya berharap jika pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap dirinya dan petani lain. Apalagi kata dia, pertanian adalah urat nadi di Bumi Sebiduk Sehaluan. Ini juga berpengaruh terhadap ketahanan pangan kabupaten ini.(Triangga)