Bayi Penderita Hidrosefalus Diberangkatkan Ke Palembang 

522 views

OKU TIMUR – Abil Shidiqi Arsalaan, bayi berumur 11 hari, putra dari pasangan Medi Saputra dan Milla Putri akhirnya mendapat penanganan intensif. Setelah sempat kehabisan cara karena ketiadaan biaya, keluarga ini berangkat ke Palembang oleh uluran tangan Fenus Antonius. 

 

Tergerak oleh jiwa sosialnya, Fenus Antonius mengaku prihatin dengan yang dialami oleh Abil. “Makanya sengaja datang hari ini untuk menjenguk, dan memastikan agar Abil dapat berangkat mendapat pengobatan di Palembang,” kata dia yang dibincangi di lokasi, Tepian Komering Desa Tanjung Kemala, 25 Maret pagi. 

 

Dari informasi terakhir, Abil yang lahir di Klinik Amanah Baturaja ini, diduga menderita Hydrocepalus. Kepala bayi berumur 11 hari sebesar bola voli karena cairan yang berada di tempurung kepalanya. Tim dokter menganjurkan agar ke Palembang mengingat peralatan yang lebih lengkap.

 

Perwakilan dari RSUD Martapura menyebut keberangkatan Bayi Abil untuk mendapat penanganan dari dokter syaraf guna diketahui tindakan terbaik yang dibutuhkan. Abil diduga menderita penyumbatan pada cairan otak yang menyebabkan kepalanya membesar (Hydrocephalus).

 

“Namun keluarga sempat kehabisan cara, sebab sewaktu persalinan hingga sekarang rekan Medi sudah keluarkan sebanyak rp 15 juta. Sekarang dia kehabisan dana.  Dia sempat menjual motor, tapi masih kurang,” ungkap Robi Arisandi kepala Markas PMI OKU Timur selaku rekan sesama relawan dari Medi Saputra menirukan ucapan kakek bayi Abil.

 

Di sisi lain, Fenus Antonius yang tercatat sebagai anggota DPRD OKU Timur ini mengapresiasi PMI OKU Timur atas respon cepat terkait kesulitan yang dialami oleh rekan-rekan mereka. Ia juga menegaskan akan terus memantau perkembangan Bayi Abil. “Maka kami mintakan, apabila bantuan hari ini masih kurang agar segera komunikasikan lagi ke saya,” tandasnya.(triangga)