Bazaar Sembako, Lomba MC dan Peragaan Busana Oleh Polres OKU TIMUR

OKU TIMUR – Berbusana bagi perempuan biasanya bertujuan untuk terlihat seksi. Namun seksi yang dimaksud tetap mengacu pada keanggunan, kesopanan dan santun. Demikian dikatakan oleh Indah Erlin Tangjaya SH S.IK selaku Ketua Cabang Bhayangkari OKU Timur saat membuka Lomba MC (Master of Ceremony) dan Fashion Show Kebaya Nasional.

“Namun demikian, ibu-ibu, seksinya kita harus tetap sopan. Bukan seksi yang berpakaian mini.” kata dia dalam sambutan di lokasi, Mapolsek Martapura pada Kamis 8 Agustus 2019.

Selain itu Indah Erlin Tang Jaya berharap di usia ini Bhayangkari dapat selalu berperan dalam mambantu tugas Polri dalam mendorong terwujudnya kesejahteraan keluarga besar Polri.

“Organisasi Bhayangkari diharapkan terjun langsung ke masyarakat dalam melakukan tugas negara sehingga bisa memberikan manfaat kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu Kapolres OKU Timur mengapresiasi penuh kegiatan seperti ini. “lomba MC dan Fashion Show membawa manfaat positif,”

Suasana bazaar sembako murah disesaki oleh ratusan orang masyarakat. Harga yang murah dari pasaran diakui sejumlah ibu rumah tangga sangat membantu.

Sembako yang dijual terdiri dari beras, telur, susu, minyak goreng, mie instan, gula, kecap, teh, sirup. Dan ada beberapa stand menjual aneka makanan dan manisan produk rumah tangga serta kerajinan tangan.

Beberapa warga yang ditemui mengaku sengaja datang pagi-pagi ke lokasi bazar lantaran takut kehabisan. Menurut mereka, harga sembako yang dijual di bazar cukup murah dibandingkan dengan harga pasar. Seperti beras jenis IR 64, dijual dengan harga Rp 85 ribu per 10 kg.

“Harganya lebih murah dari di warung dan pasar pak. Dari pagi tadi saya datang dengan mengajak beberapa tetangga dekat untuk belanja, apalagi ini menjelang lebaran jadi cukup terbantu,” ujar seorang ibu pengunjung bazar.

“Bazar murah ini kita gelar untuk membantu masyarakat kurang mampu, karena harga yang dijual di bazar dibawah harga pasar. Ada beras kita jual Rp 60 ribu per 10 kg jenis siliwung,” kata Kapolres pada wartawan.(Triangga)