Dandim 04/03 OKU Ajak Wartawan Untuk Perangi Hoax

Tidak ada komentar 252 views

OKU TIMUR – Letkol ARH Tan Kurniawan selaku Komandan Kodim 04/03 OKU yang baru mengajak agar para awak media atau wartawan media massa di OKU Raya untuk perangi hoax (berita bohong). Ia menginginkan adanya sikap profesionalitas dan kerjasama yang baik antara Kodim 04/03 OKU dengan wartawan.

Hal ini diungkapkan oleh Dandim OKU yang merupakan pria kelahiran 1980 asli asal Ulu Ogan, Kabupaten OKU ini saat menjamu wartawan dalam kegiatan Coffee Morning bersama jurnalis media massa dari tiga wilayah yakni Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur dan OKU Selatan pada Jumat pagi 21 Februari 2020, di Markas Kodim 04/03 OKU, Baturaja.

“Kita harus bersama-sama menjaga kekompakan. Makanya kita perlu silaturahmi agar mewadahi antara kita. Dan mungkin bapak-bapak dan ibu-ibu yang belum kenal satu sama lain bisa saling kenal-mengenal, harapannya agar bisa kompak.” katanya saat membuka kegiatan, sesaat usai perkenalan dirinya.

Berkaitan dengan pers adalah informasi. Wartawan bertugas mencari berita, TNI memiliki berita. Di sisi itu, ia berharap adanya kerjasama dengan media massa. Simbiosis mutualisme agar dapat terjalin dalam penyampaian informasi kepada publik. “Sehingga dengan adanya bantuan bapak ibu sehingga masyarakat dapat tahu perkembangan yang ada di wilayah pemerintahan dan TNI.” kata dia lagi.

Dalam kesamaan tugas yakni sebagai kontrol sosial, Dandim berharap agar dapat bersama-sama mengawal situasi di lapangan. Ia sebagai Dandim memiliki tanggung jawab membantu pemerintah. Dan wartawan bertanggung jawab dalam mengabarkan hal-hal atau kejadian di lapangan. “Misalnya kaya Karhutla kemarin, saya berdiskusi dengan pak bupati saya berikan saran untuk penanganannya, terlepas mau dipakai atau tidak itu cara saya, kawan-kawan yang liputan di lapangan mungkin ada yang hadir waktu itu.” kata dia.

“Makanya saya minta kawan-kawan pers untuk tidak menyebarluaskan berita yang belum pasti kebenarannya. Jangan membuat berita yang menggiring opini yang dapat memecah belah masyarakat. Apalagi jika ada masalah dengan anggota TNI, silakan dikonfirmasi kepada kami.” kata dia.(triangga)