Desa Banumas OKU Timur Juara Liga Desa Nusantara

OKU TIMUR – Tim sepakbola Sumatera Selatan (Sumsel) tampil sebagai juara Liga Desa Nusantara Seri Nasional. Prestasi gemilang ini diukir tim sepakbola asal Desa Banumas, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.

Dalam laga final di lapangan Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat 22 November 2019, tim sepakbola Desa Banumas menampilkan diri sebagai yang terbaik usai mengalahkan Desa Palambare, Sulawesi Selatan, dengan skor tipis 1-0 yang dicetak oleh Geger Pangestu.

Kemenangan ini tidak hanya disambut antusias masyarakat OKU Timur, namun juga Provinsi Sumsel.

Bupati OKU Timur H. M. Kholid, S.Sos, M.Si saat menerima tim sepak bola Banumas di ruang Bupati, Selasa 26 November 2019 mengatakan, Tim sepakbola Desa Banumas menang atas tim sepakbola dari Desa Palambare. Ini hasil akhir yang luar biasa.

“Berkat hasil tersebut, tim sepakbola Desa Banumas berhak membawa pulang hadiah sebesar 50 juta rupiah,” katanya.

Hadiah ini diserahkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melalui Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendes PDTT, Taufik Madjid.

“Saya bangga dengan prestasi ini, tetapi yang paling penting dari hal ini adalah sportivitas tetap di jaga dan terus berlatih agar lebih hebat lagi di tahun tahun berikutnya,” kata Bupati.

Menurut Bupati, mempertahankan lebih sulit dari pada meraih kemenangan, buktinya kemarin OKU Timur bisa menundukkan Makasar sebagai juara bertahan.

“Mempertahankan lebih sulit daripada meraih, maka saya minta terus berlatih dan tingkatkan terus kepandaian bermain bola, karena dapat dipastikan tahun depan tim tim sepak bola lainnya akan lebih tanggu, saya juga akan memberikan penghargaan kepada para pemain LDN,” katanya.

Wiyono HS selaku ketua Klub atau Tim melalui Joko Nugroho selaku meneger tehinik mengatakan, Prestasi ini semakin lengkap setelah punggawa tim Desa Banumas, Ketut Suryanto, terpilih sebagai pemain terbaik dan berhak menerima hadiah sebesar Rp 5 juta.

“Ini bukti bahwa masyarakat desa kita memiliki kemampuan dan mampu menciptakan kebanggaan untuk Provinsi Sumsel,” kata dia.(Triangga)