DESY DIKENAL BAIK DAN RAMAH

1 komentar 11152 views

OKU TIMUR – Identitas jenazah perempuan yang mengambang di saluran irigasi sekunder Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Buay Madang kini sudah diketahui. Informasi ini dihimpun dari keluarga korban yang dibincangi di RSUD Martapura, Jalan Adiwiyata, Desa Kotabaru Selatan, Kota Martapura, Senin pagi 12 November. 

Ibu korban yang enggan namanya dikorankan, mengatakan bahwa itu jelas anaknya, Desy Lusiana yang berusia 33 tahun. “Saya tahu dari tahi lalat di hidung dan kuku-kukunya,” katanya dengan suara berat menahan tangis. Keluarga ini berdomisili di Desa Penigaran, Kecamatan Buay Pemuka Peliung.

Kakak sepupu korban mengiyakan hal tersebut, ia mengenang jika sepupunya memang sudah sejak lima hari lalu pergi, “Dia ngomong mau pergi ke OKI, saat itu aku masih di kamar mandi, kusuruh tunggu, tapi katanya sudah dijemput temannnya cewek,” kata Eni Rosita. Korban terakhir terlihat berangkat dari rumahnya.

Tapi Eni Rosita mengaku  tak sempat melihat apakah korban dijemput motor atau mobil. “Saya tak lihat persisnya karena saya lagi di kamar mandi,” Kata Eni.

Saya heran, kata dia, padahal mendiang orangnya baik, ramah, ngomong juga halus. Korban juga baru pulang dari merantau di Bogor sekitar setahun silam. Korban sendiri aktif bekerja di MLM NASA.

“Kenapa sampai ada yang tega seperti itu,” kata dia dengan suara bergetar. Mendiang yang berstatus janda meninggalkan satu orang anak.

Sementara itu, dari pihak rumah sakit mengatakan jika kondisi jenazah sudah mulai dihinggapi belatung. Kondisi jenazah yang bengkak dianjurkan untuk segera dimakamkan. Sebelumnya tim medis sudah  mengambil sampel rambut korban untuk dilakukan tes DNA.

Kapolsek Buay Madang, AKP Biladi Ostin, yang dibincangi di IGD RSUD Martapura mengatakan jika penyebab kematian korban Desi Lusiana belum bisa diketahui. Saat ini jenazah sudah dijemput oleh keluarga. “Dugaan kematian belum bisa disimpulkan, sampai ada hasil visum beberapa hari ke depan dari pihak RSUD,” kata dia.(triangga)