Ditabrak Truk Angkutan Semen, 1 Pelajar OKU Meninggal

ILUSTRASI KECELAKAAN JABARNEWS

 

 

OKU – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali lagi terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Kali ini menimpa korban yang bernama Angelita (17) siswi SMA Negeri 1 OKU, yang tinggal Jl. Air Sembabu Kelurahan Kemelak Bindung Langit Kecamatan Baturaja Timur, OKU.

 

Kapolres OKU AKBP. NK Widayana Sulandari didampingi Kasatlantas Polres OKU AKP Adik Listiyono, S.Ik melalui Kanit Laka Lantas AIPTU Andriyanto menjelaskan bahwa kejadian naas tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Jl. Jend. A. Yani KM 5 Kelurahan Kemelak BL Kec. Baturaja Timur .

 

“Karena kondisi jalan licin pengendara sepeda motor kehilangan kendali dan bertabrakan dengan mobil truk angkutan semen yang dikemudikan Gunawan Sagita warga Seberang Ulu 1 palembang” ujar AIPTU Andriyanto.

 

Menurut Andriyanto korban mengendarai Motor Supra BG 4297 FY melintas dari arah Pemkab OKU ke Kota Baturaja sedangkan Mobil truk colt diesel BG 8885 IB mengangkut semen tujuan Belitang dari arah sebaliknya, karena kondisi jalan yang licin pasca diguyur hujan tadi malam, korban tak mampu mengendalikan motornya dan bersenggolan dengan truk angkutan semen tersebut.

 

Akibatnya kejadian tersebut, korban yang merupakan anak dari salah seorang PNS di OKU  ini meninggal di tempat kejadian, setelah terjatuh dan terlindas roda belakang truk sebelah kanan.

 

Saat ini lanjut Andri, sopir mobil truk sudah diamankan di kantor Sat Lantas Polres OKU, sedangkan barang bukti berupa Truk bermuatan semen di amankan di Mapolres OKU. “Kita sudah mendatangi TKP, untuk sopir berikut kendaraannya sudah kita amankan” pungkasnya.

 

Sementara itu Gunawan Sagita (47) sang pengemudi truk angkutan semen  menjelaskan kronologi kejadian pada awak media. Ia  menjelaskan bahwa dirinya saat itu sedang berjalan lambat, namun tak dapat menghindarkan korban yang jatuh kearah kendaraannya. “Saya sudah membanting stir ke arah kanan, roda depan mobil saya bisa mengelakkan korban, namun roda belakang mengenai korban”ujarnya singkat. (Erlangga)