HUT IBI OKU TIMUR, Bupati : Bidan Harus Melek Teknologi

OKU TIMUR – Ikatan Bidan Indonesia (IBI)Cabang OKU Timur memperingati HUT ke-68 Tahun 2019. Bupati Kholid MD mengapresiasi kegiatan organisasi bidan yang dianggapnya sebagai agen perubahan di bidang kesehatan.

Dalam kegiatan yang diberi tema “Lindungi Hak Kesehatan Reproduksi Melalui Pemberdayaan Perempuan dan Optimalisasi Pelayanan Bidan” juga mengukuhkan Bidan Delima se-OKU Timur yang dilantik oleh Bupati OKU Timur.

Kholid mengatakan Bidan adalah seorang agen perubahan kesehatan yang sangat dekat dengan masyarakat dan hidup di tengah-tengah masyarakat, serta berperan dalam memberdayakan perempuan dan masyarakat.

Dalam kesempatan di Aula Parai Tani ini Kholid berpesan sebagai profesi tenaga kesehatan, bidan didorong harus mampu menguasai berbagai keterampilan. Mulai dari penguasaan teknologi kesehatan hingga kemampuan berbahasa asing.

“Demi meningkatkan kompetensi keahlian para bidan. Harapannya, hal ini juga bisa mempengaruhi penurunan angka angka kematian pada ibu dan bayi,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Organisasi IBI, Hj Sri
Rohani Am. Keb mengatakan Profesi bidan punya banyak tantangan, bukan sekadar membantu persalinan, namun juga menjadi mitra bagi perempuan, terutama di daerah, untuk lebih berdaya atas dirinya.

Tenaga kerja bidan, dengan sistem kesehatan yang baik, dapat mendukung wanita dan perempuan untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, menyediakan pendampingan di sepanjang kehamilan dan kelahiran, serta menyelamatkan nyawa bayi yang lahir terlalu awal,

“Serta dihrapkan kepada bidan delima yang batu saja dilantik agar selalu meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat demi menekan tingkat inflasi kemtian ibu dan anak khususnya di wilayah OKU Timur,” tandasnya.(Triangga)