Ini Cara Memandu Acara Yang Baik

Tidak ada komentar 382 views

OKU TIMUR – Sekitar 100-an orang memenuhi aula serbaguna Hotel Dewi II Martapura, Desa Kotabaru Selatan, Ogan Komering Ulu Timur, pada Kamis 28 Maret 2019. Mereka adalah staf humas dari berbagai instansi.

Panitia dari Humas Pemkab OKU TIMUR Sri Bainun mengatakan jika kegiatan ini bertujuan melahirkan public speaker (pembawa acara, MC, presenter atau penyiar).

“Biar setidaknya ada regenerasi di generasi muda yang piawai dan profesional dalam memandu acara baik yang resmi ataupun kasual,” katanya di sela rehat makan siang.

Mendatangkan pembicara yakni Sri Hartati (Humas Pemkab OKU) dan Suzan Oktaria (Presenter PAL-TV Palembang), kegiatan berisi tips dan masukan dalam berbicara di depan publik. Tehnik-tehnik memandu acara atau cara menghilangkan grogi di depan umum.

“Setiap orang pasti akan merasa grogi ketika berbicara di depan umum. Seperti saya sekarang, tapi pertanyaan yang penting adalah bagaimana menyalurkan perasaan itu lewat tehnik yang tepat. Selain tentu saja didukung dari penampilan, penguasaan materi dan wawasan.” Kata Suzan Oktaria pada sesi pertama yang dibuka pukul 10.00 pagi.

Sementara Sri Hartati yang merupakan MC kawakan dan sekarang bertugas di Pemkab OKU menyebut, pembawa acara harus menguasai panggung dengan wawasan yang luas. Paham audiensi yang dihadapi.

“Kalau dalam acara resmi hindari untuk improvisasi. Ikuti rundown acara. Sedangkan kalau dalam kegiatan kasual bisa diisi dengan candaan. Yang terpenting adalah hindari salah sebut nama. Kemudian rileks, nikmati prosesnya agar bisa fokus. Jangan terlalu dijadikan beban.” Katanya dalam sesi kedua.

Kegiatan ini sendiri cukup mengundang antusias peserta yang sudah memenuhi aula sejak pukul 08.00 pagi. Acara dimulai pukul 09.00 lewat pembekalan oleh Bupati Kholid MD yang diwakili Asisten 3 M Ali Pasyai.

“Sebelumnya kegiatan seperti ini tidak pernah dilaksanakan, padahal ini cukup penting. Karena kita bisa lihat dalam keseharian banyak sekali kegiatan, baik di masyarakat atau kantor. Makanya kita senang sekali ikut kegiatan ini. Kalau bisa rutin dibuat setahun dua kali.” kata Wawan dari Kecamatan Jayapura.(Triangga)