Jelang 17-an, Orgen Tunggal Tetap Tak Boleh Malam

Tidak ada komentar 611 views

OKU TIMUR – Jelang perayaan hari kemerdakaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang, tak ada toleransi untuk hiburan malam berupa Orgen Tunggal. Demikian ditegaskan oleh Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tang Jaya SH SIK.

Kapolres mengungkapkan alasannya demi menjaga kondisi keamanan yang secara umum sudah cukup kondusif. Ini dilihat dari jumlah laporan kejahatan yang semakin hari semakin berkurang, Polres OKU Timur juga tetap melakukan pengejaran beberapa Pelaku yang masih menjadi target operasi polres Oku Timur.

Kapolres Erlin Tangjaya menegaskan kepada masyarakat kabupaten OKU Timur Polres OKU Timur tidak memberi ijin mengenai pesta malam acara 17-an. “Semua bisa dilaksanakan pada pagi sampai sore hari Polres dan Kodim tidak mentolerir apabila ada pesta yang ketahuan melaksanakan hingga di malam hari.

“Ini sengaja kita sampaikan lebih awal agar masyarakat bisa memahami. Kami minta juga pada Kades dan juga para Camat tetap kami minta dukungannya untuk memonitor hal ini agar keamanan yg kita rasakan saat ini semakin lama semakin baik” kata Kapolres lagi.

Hal lain, tambah Kapolres, “Saat ini kita sedang melaksanakan operasi Sikat Musi 3C yaitu pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan Curanmor. Sekaligus Satuan Lalu-Lintas juga terus melakukan upaya penindakan terhadap motor motor yang terindikasi kendaraan bodong atau biasa disebut surat sebelah.” Ucapnya.

Kapolres juga menyayangkan adanya kesukaan masyarakat yang menggunakan kendaraan bodong. Hal seperti itu,kata Kapolres sama saja dengan melanggengkan tindak kejahatan. “Dimana ada permintaan maka ada orang yang akan mencari untung dengan beragam cara-cara, salah satunya begal.”(Rizal Arisandi)