Kades Sumber Rejo Ditangkap Karena Perampokan dan Pembunuhan Berencana

Mahmud (duduk, 42 th) Kades Sumber Rejo yang menjadi tersangka otak perampokan dan pembunuhan terhadap rivalnya sesama calon kades, Nyoman Ardana, dalam Pilkades 2014

OKU TIMUR – Satu Kades di OKU Timur kembali ditangkap oleh jajaran Polres OKU Timur. Penangkapannya berhubungan dengan penangkapan kades Melati Elwani yang merupakan otak dalang sejumlah perampokan di Bumi Sebiduk Sehaluan. Kali ini motif persaingan pilkades hingga pembunuhan menyeret kades ini.

Kronologi yang dihimpun dari Polres OKU Timur, Mahmud (42) yang menjabat sebagai kepala desa Sumber Rejo, Kecamatan Belitang 2 ini meminta tolong kepada Elwani untuk dukungan terkait pencalonan dirinya pada Pilkades 2014. Alharhum Nyoman Ardana yang saat itu ikut dalam bursa Pilkades Sumber Rejo 2014 dianggap menjadi batu sandungan bagi kemenangan Mahmud.

Gerombolan itu kemudian mendiskusikan hal tersebut dan merencanakan kongsi jahat terhadap almarhum Nyoman Ardana. Tercatat ada 8 pelaku yang terlibat dalam perampokan yang terjadi pada 23 Desember 2014.

“Modusnya dengan cara merampok. Mereka menggedor pintu rumah almarhum Nyoman Ardana, kemudian salah satu pelaku bernama Argen menembak kepala nyoman. Dengan begitu Mahmud akhirnya terpilih menjadi Kades Sumber Rejo pada 2014 itu.” Terang Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tang Jaya SH SiK yang didampingi oleh Kasatreskrim AKP M Ikang Adi Putra dan Kanit Reskrim Ipda Alimin di hadapan wartawan dalam pers rilis Rabu petang 19 Februari 2020.

Memang kata Kapolres Mahmud ini berteman baik dengan Elwani yang merupakan tersangka otak beberapa perampokan. Mahmud juga pernah menjalani hukuman selama 7 tahun terkait kasus perampokan di Provinsi Lampung pada 2011 silam.

“Mereka ini kawanan bandit kawakan memang. Masih ada 3 DPO yang kami kejar yakni Argentina, Anto Pancong, Robi dan Tanto yang terlibat dalam perampokan disertai pembunuhan itu.”

Mahmud ditangkap di rumahnya pada Selasa sekitar pukul 03.00 dini hari. Di hadapan wartawan ia mengelak jika dirinya terlibat atas perampokan dan pembunuhan terhadap mendiang Nyoman Ardana. Ia mengaku hanya menemui Elwani untuk meminta dukungan terkait pencalonan dirinya.

“Aku tu minta tolong sama ka Elwani untuk dukungan, kalo ad keluargo atau kawan-kawan yang tinggal di desa Sumber Rejo untuk milih aku. Dak tau kalau sampai sejauh itu.” Kata Mahmud dengan suara pelan.(Triangga)