Launching Pilkada Oleh KPU OKU Timur Tidak Tanggap Wabah Corona

Launching Pilkada OKU Timur Yang Dinilai Tidak Berempati Terhadap Wabah Corona

OKU TIMUR – Peluncuran Pelaksanaan Pilkada OKU Timur oleh KPUD OKU Timur yang menggunakan tagar KPU Lawan Covid 19(#KPULawanCovid19) terbukti jargon semata. Dalam kenyataannya, pelaksanaan kegiatan itu tidak menjalankan protap kesehatan. Mulai dari tidak tersedianya alat pengukur suhu tubuh, ketersediaan washtafel dan Disinfektan, hingga bahkan poster 8×4 meter yang terpajang wajah 6 komisioner KPU OKU Timur tidak menampakkan gerakan lawan corona karena tidak mempromosikan penggunaan masker dan jaga jarak.

Foto keenam orang komisioner nampak kontradiktif. Di satu sisi menampilkan tulisan yang berisi himbauan berupa “Jaga Kesehatan, Gunakan Masker, Cuci Tangan dan Jaga Jarak” dengan gambar pose 6 orang tanpa masker dan tidak menjaga jarak. Terlebih acara pada Selasa petang 7 Juli itu dihadiri hingga lebih dari 100 orang.

Seorang anggota LSM berkomentar terkait hal ini. Ia menyayangkan kurangnya empati penyelenggara acara. Padahal Provinsi Sumsel sekarang masuk ke dalam lima besar provinsi yang berstatus terbanyak terjangkit wabah corona hingga lebih dari seribuan yang terjangkit.

“Orang ramai bergerombol, ada yang tidak pakai masker. Pesertanya tidak disuruh cuci tangan atau di-scan dengan pengukur suhu tubuh. Apalagi juga banyak pejabat Dinas Provinsi yang hadir. Ada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial sekitar 20-an orang yang datang dari provinsi, apa mau jadi kluster corona baru di OKU Timur? Terus mereka datang itu apa kapasitasnya?” Katanya yang enggan namanya dimuat.

Ketua KPU OKU Timur Herman Jaya dalam sambutannya, berulang kali mengatakan pihaknya siap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap tahapan Pilkada. Ketika dikonfirmasi, Herman Jaya mengatakan kalau itu hanya foto saja. Sementara untuk undangan dan peserta yang tidak menerapkan sosial distancing, pihaknya sudah menghimbau. “Itu hanya foto saja,” kilahnya.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Gubernur Sumsel dan Bupati OKU Timur itu diisi ucapan selamat kepada KPUD OKU Timur atas terselenggaranya kegiatan seperti ini.

Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos MSi mengatakan, masyarakat OKU Timur sudah dewasa dalam pesta demokrasi, baik pemilihan kepada desa, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, maupun Pemilihan Gubernur, Pileg maupun Pilpres. “Selain itu, tingkat partisipasi OKU Timur selalu tinggi dalam setiap Pilkada,” ujar Kholid.
    
Kemudian, Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM menambahkan, OKU Timur pernah mencatat sejarah terbaik di Indonesia dengan pemilihan suara tertinggi dan partisipasi pemilih tertinggi pada Pilkada Tahun 2010. “Harapan kita prestasi partisipasi pemilih tertinggi ini bisa terulang lagi di OKU Timur,” ucapnya.(Rizal Arisandi)