LSM Aliansi Indonesia OKU Timur Dukung Protes BST Masyarakat

Budi Setiawan

OKU TIMUR – Terkait dengan aksi protes masyarakat di Kantor Kecamatan Buay Pemuka Bangsa Raja, penyebabnya warga menilai pemerintah tidak transparan dalam menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST). Sebagai mana yang telah disampaikan dalam butir-butir tuntutan warga. Pada Selasa (2 Juni 2020) Kemarin.

Aksi tersebut, membuat salah satu tokoh aktivis yang juga Ketua Aliansi Indonesia Kabupaten OKU Timur, atau akrab disapa Kanda Budi Setiawan, angkat bicara.

Saat ditemui di Kantor Aliansi Indonesia Kabupaten OKU Timur, yang terletak di Martapura, belum lama ini, Dirinya mengatakan mendukung terhadap aksi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Muncak Kabau untuk menuntut keadilan, sebagaimana seperti tersurat dalam sila kelima pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kami berharap juga kepada pihak kecamatan dan Pemerintah Kabupaten OKU Timur, untuk benar-benar mendata jangan sampai data Tahun 2017 atau Tahun 2016 masih di pertahankan. Saya meminta agar diperbaiki data itu dan bantuan – bantuan hak masyarakat supaya benar – benar tersalurkan sesuai dengan harapan pemerintah pusat mensejahterakan rakyat,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pada Selasa (2 Juni 2020) kemarin. Ratusan warga Desa Muncak Kabau, Kecamatan Buay Pemuka Bangsa Raja, Kabupaten OKU Timur, ramai – ramai mendatangi Kantor Camat Buay Pemuka Bangsa Raja untuk menyampaikan keluhan dugaan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tak transparan.

Warga yang tiba di kantor camat, yang terletak di Jalan Lintas Komering tersebut, langsung membentangkan beberapa spanduk yang bertuliskan tuntutan dan harapan masyarakat agar dihidupkannya keadilan di Muncak Kabau.

Selain menyampaikan protes, warga juga diterima dengan ramah dan diajak dialog oleh Camat Buay Pemuka Bangsa Raja, Andre dan jajaran.

Sementara itu, Mario, selaku Juru bicara warga, menyampaikan beberapa hal, Pertama warga menilai Pemerintah Desa Muncak Kabau tidak transparan dalam menyalurkan BST, kedua menilai penyaluran BST tidak tepat sasaran karena banyak masyarakat kurang mampu tidak mendapatkan BST, ketiga minta pemdes mengumumkan nama-nama penerima BST.(Apen)