Marah Ditagih Utang, Pelaku Bacok Korban

491 views

Korban kini sudah mendapat perawatan.

OKU TIMUR – Karyawan PT. Laju Perdana Indah dibuat heboh pada 3 April malam, seorang rekannya bersimbah darah akibat dibacok sesama karyawan. Pasal hutang, pelaku yang merupakan mandor riset di perusahaan gula ini membacok korban membabi buta.

 

Informasi yang dihimpun dari beragam sumber menyebut, kejadian pada pukul 20.30 itu berawal dari komunikasi antara korban Made Rudi (40) warga Kecamatan Semendawai Timur, dengan pelaku bernama Wandi warga asal Lampung yang menjabat sebagai mandor riset dan menetap di mess perusahaan.

 

Pertemuan keduanya merupakan tindak lanjut dari komunikasi via ponsel terkait piutang. Korban yang menanyakan kejelasan hutang kepada pelaku diajak bertemu di dekat gudang PT. LPI—masih di areal perusahaan.

 

Tiba di sana, pertanyaan korban dijawab dengan kalimat pendek, “Ada di rumah (mess karyawan-red).” Keduanya lantas berboncengan ke arah yang dimaksud.

 

Dalam perjalanan itu pelaku menyuruh berhenti. Saat laju motor direm, pelaku melompat dari atas motor serta mendadak mengeluarkan parang membacok korban. Melihat korbannya roboh pelaku lari.

 

Korban saat itu dilarikan ke rumah sakit oleh petugas keamanan perusahaan yang tengah melintas. Akibat penganiayan itu korban mengalami sedikitnya 4 luka bacok di sekujur tubuhnya. Antara lain di bibir hingga nyaris ke leher hingga tulangnya menganga, robek di tangan kiri, dagu dan bagian belakang kepala. Meski begitu nyawa korban tak tertolong akibat pendarahan parah.

 

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga korban. Namun sudah tercatat laporan kejadian no.pol : LP-B / 6/IV/2018/CPK tanggal 4 April dengan nama pelapor Nyoman.  “Pelaku sedang diburu..” ungkap Kapolres OKU Timur melalui Kasatreskrim AKP Faisal Manalu. (triangga)