Motor vs Travel Engkel, 1 Korban Meninggal di TKP

Tidak ada komentar 251 views

OKU TIMUR – Satu orang warga Desa Mendah, Kecamatan Jayapura, OKU TIMUR, meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP), sementara satu orang lainnya mengalami kondisi kritis, dan seorang bayi berusia dua tahun harus menderita patah pada pergelangan kaki. Ini akibat kecelakaan yang terjadi pada Selasa sore 7 Mei, di jalan lintas tengah Kotabaru, Martapura.

Kronologis yang dihimpun dari IPTU Kahar, Kanit Laka Satlantas Polres OKU TIMUR, dan keterangan saksi mata menyebut, awalnya sekitar pukul 15.00 Motor Honda Revo Nopol BG 2956 YAF yang dikemudikan oleh Almarhum Wagiman (40) dari arah Pasar Martapura menuju Kotabaru Selatan, hendak pulang ke Desa Mendah.

Pada boncengan adalah istrinya yakni Junita (39) dan anaknya Riyadi yang masih berusia 2 tahun. Saat sedang melaju, Honda Revo yang ditumpangi ketiganya hendak memotong motor lain yang berada di depan mereka.

Sementara di arah berlawanan Mobil travel engkel Mitsubishi Nopol B 7150 IT melaju dari arah Lampung menuju arah pasar Martapura. Persis di depan Kompleks Irigasi Martapura tabrakan ‘adu-kambing’ kedua kendaraan tak terhindarkan.

“Menurut keterangan saksi-saksi, motor itu memotong tiga motor lain sampai mengambil jalur kanan, pas sedang posisi motong itu, ada travel engkel datang dari arah Lampung, karena lagi ramai, kedua kendaraan itu jadi saling sulit menghindar, akhirnya benturan tak terelakkan.” kata Ipda Kahar.

Para penumpang motor terpelanting, motor yang mereka kendarai hancur. Sedangkan mobil engkel mengalami kerusakan pada bagian depan—kaca retak dan body depan penyok.

Nyawa Wagiman tak tertolong, diduga korban mengalami pendarahan hebat di bagian kepala sehingga meninggal di TKP. Sedangkan istrinya saat ini dilarikan ke Baturaja untuk mendapat pengobatan intensif setelah sempat dilarikan ke RSUD Martapura. Sedangkan putra mereka mengalami patah pada pergelangan kaki.

“Aku lihat ada buntelan kain di jalan, sewaktu kami amati ternyata bayi, dak kolu liatnyo dek, makanya cepat kami larikan,” ungkap WN (38) warga Martapura yang berinisiatif melarikan bayi malang tersebut.

Sementara itu sang sopir travel bernama Yanto diketahui telah melarikan diri sesaat kejadian tersebut. Sejauh ini menurut data dari Kepolisian menyebut kerugian material terbilang mencapai Rp. 10 juta rupiah. Kini barang bukti berupa motor Honda Revo dan Satu unit mobil engkel, KTP dan SIM C atas nama Wagiman turut diamankan di Mapolres OKU TIMUR.(Triangga)

“Aku lihat ada buntelan kain di jalan, sewaktu kami amati ternyata bayi, dak kolu liatnyo dek, makanya cepat kami bawa ke sini (RSUD Martapura-red),” ungkap WN (38) warga Martapura yang berinisiatif melarikan bayi malang tersebut untuk mendapat perawatan intensif.

Sementara itu sang sopir travel bernama Yanto diketahui telah melarikan diri sesaat kejadian tersebut. Sejauh ini menurut data dari Kepolisian menyebut kerugian material terbilang mencapai Rp. 10 juta rupiah. Kini barang bukti berupa motor Honda Revo dan Satu unit mobil engkel, KTP dan SIM C atas nama Wagiman turut diamankan di Mapolres OKU TIMUR.(Tim)