OKU Timur Akan Gunakan Terminal Martapura Untuk Posko Terpadu Anti Covid-19

OKU TIMUR – Mewaspadai penyebaran Covid-19 atau yang biasa dikenal dengan virus corona, pemerintahan Kabupaten OKU Timur menggelar rapat kerja (raker) dengan kepala Puskesmas se-OKU Timur dan Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur. Raker ini untuk me-review kesiapan daerah dalam mengantisipasi penyebaran virus corona.

Misalnya, Dinas Kesehatan OKU Timur sudah melakukan sejumlah antisipasi untuk pencegahan penyebaran virus corona seperti mendirikan posko pengaduan PSC 119 di beberapa tempat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten OKU Timur Zainal Abidin mengatakan dinas kesehatan, kepala rumah sakit dan seluruh kepala puskesmas terus berkoordinasi untuk melakukan kesiapan untuk pencegahan peneyebaran virus corona.

“Kami juga sudah membuat posko pengaduan seperti PSC 119 yang kita letakkan di beberapa tempat di Kabupaten OKU Timur. Pihak rumah sakit juga sudah menyediakan ruang isolasi, ada 4 RSUD yang sudah menyiapkan ruang isolasi, RSUD OKU Timur 3 ruang isolasi, RSUD Martapura 6 ruang isolasi, Rumah Sakit Islam 3 ruang isolasi dan rumah sakit gumawang 3 ruang isolasi.” terang Zainal.



Sekretaris daerah OKU Timur Jumadi mengatakan kita akan membuka terminal yang ada di Kota Baru Selatan untuk melakukan pengecekan kesehatan masyarakat yang dari luar kabupaten OKU Timur dan masyarakat OKU Timur sendiri.

“Namun kita harus meminta izin untuk membuka terminal tersebut karena terminal yang ada di Kota Baru Selatan tersebut milik propinsi Sumatera-Selatan, maka dari itu kita akan sesegera mungkin untuk meminta izin ke propinsi untuk mempermudah kita melakukan pencegahan virus corona ini.”

Secara teknis, penggunaan terminal Martapura akan menyasar kepada lalu-lalang kendaraan yang melintas di Jalur Lintas Tengah Sumatera. “Kendaraan umum dari Baturaja dan Lampung harus masuk terminal untuk dipantau. Sehingga jadi lebih terkontrol untuk antisipasinya.” Kata Sekda.(Rizal Arisandi)