Panen Raya OKU Timur Dihadiri Menteri Pertanian

Tidak ada komentar 283 views

 

(kiri ke kanan) Gubernur Sumsel, Menteri Pertanian dan Bupati OKU Timur usai melaksanakan panen raya di Desa Srikaton, Kecamatan Buay Madang Timur, OKU Timur. Menteri Pertanian puji hasil pertanian Bumi Sebiduk Sehaluan

 

OKU TIMUR – Sebagai penghasil gabah kering terbesar di Sumatera Selatan, pertanian OKU Timur diharapakan mendapat perhatian khusus dari Gubernur Sumsel dan Menteri Pertanian. Hal ini diungkapkan oleh Bupati OKU Timur dalam Panen Raya IP 200 yang dilaksanakan di Desa Srikaton, Kecamatan Buay Madang, OKU Timur pada 3 April 2021.

“Hasil survey BPS Provinsi terlihat bahwa OKU Timur merupakan penghasil gabah kering siap giling terbesar di Sumatera Selatan. Infrastruktur irigasi yang mengalir dari bendungan perjaya sampai ke ujung kabupaten menjadi salah satu faktor pendukung baiknya hasil panen padi petani sawah OKU Timur,” kata Bupati Lanosin yang lebih akrab disapa Enos ini di hadapan Gubernur Sumsel Herman Deru dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Untuk itu, lanjut Enos, hasil itu merupakan kebanggaan yang menjadi tantangan agar dapat dipertahankan atau malah ditingkatkan di masa mendatang. Yang tentu saja butuh perhatian dari pemerintah provinsi Sumsel dan Kementerian Pertanian.

“Panen raya ini adalah bentuk acuan agar kedepan hasil panen padi di OKU Timur semakin tinggi dan lebih baik. Harapan saya pemerintah pusat dan provinsi tetap membantu kami demi tercapainya target lumbung padi daerah dan nasional,” lanjutnya.

 

Dalam kesempatan itu Lanosin juga meminta agar pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian dapat membantu menjaga harga jual beras sehingga kesejahteraan petani di Kabupaten yang digelar Bumi Sebiduk Sehaluan ini dapat terjamin.

Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan tetap konsisten meningkatkan hasil pertanian tidak hanya di OKU Timur tetapi juga se-Sumatera Selatan.

“Pemerintah Provinsi akan selalu konsisten meningkatkan hasil produksi pertanian dengan menyesuaikan program program dari pusat. Kemudian juga sebagai bentuk keseriusan pemerintah provinsi yaitu mengawal pembangunan Bendungan Tiga Dihaji agar harapannya kedepan jika proyek tersebut berjalan maka seluruh petani sawah akan teraliri air sampai ke daerah ilir,” tegas Deru.

Selanjutnya Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo menjelaskan bahwa pemerintah pusat akan selalu mengawal dan menerima masukan apapun untuk kebaikan pertanian.

“Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pertanian akan tetap mengawal, mengawasi dan menerima masukan apapun untuk kebaikan pertanian. Indonesia sebagai negara agraris akan selalu berusaha untuk mensejahterakan petani petaninya,” pungkasnya.

Kegiatan panen raya ini selain melakukan pemotongan padi, juga setelahnya melalukan teleconference via zoom bersama unsur PPL, POPT, Dinas Pertanian se-Sumatera Selatan. Zoom Meeting dilakukan bersama Menteri Pertanian dan Gubernur Sumatera Selatan membahas program program perbaikan dunia pertanian.

Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Dirjen Pertanian Pusat, para Bupati kabupaten tetangga, Forkopimda Provinsi dan kabupaten, Kejari, Polres, Kodim, dan seluruh unsur organisasi pertanian se-OKU Timur.(Triangga)