Pelatihan Guru Menyongsong SMA Zonasi 2019

Tidak ada komentar 409 views

OKU TIMUR – Sebagai sekolah induk yang membawahi 5 sekolah imbas, SMAN 3 Unggulan Martapura menggelar In House Training (IHT), tujuannya adalah menularkan kemampuan kompetensi guru dalam keterampilan proses pembelajaran dan evaluasi pembelajaran yang berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills)

“Atau bisa disingkat HOTS, yakni proses pembelajaran dan evaluasi pembelajaran yang membentuk peserta didik agar menjadi terbiasa dalam menerapkan kecakapan 4C.” kata Meidiana SPd selaku PLT Kepala Sekolah SMAN 3 Unggulan Martapura yang dibincangi di ruang kerja, Desa Kotabaru Selatan, Martapura, Rabu pagi 11 September 2019.

4C adalah kepanjangan dari istilah dalam bahasa inggris yang yakni Colaborative (kolaborasi), Critical Thinking (Berpikir kritis), Communication (Komunikasi) dan Creativity (Kreativitas). Secara mudahnya, proses pembelajaran sekarang tidak menjadikan guru sebagai satu-satunya sumber pengetahuan. Dengan demikian proses pembelajaran akan menitikberatkan pada merangsang keterampilan anak pada empat keterampilan itu.

“Anak-anak akan dibuat terbiasa menganalisa masalah, kemudian bekerja dalam kelompok, lantas mendiskusikan masalah tersebut dengan guru. Ada proses pembelajaran interaktif (dua arah) dalam proses pentransferan ilmunya kepada anak. Anak juga ditantang untuk mencari data mengenai subjek masalah yang akan dibahas.” katanya merinci.

Peran SMAN 3 Unggulan dalam hal ini, lanjut Kepsek berkacamata ini, adalah menularkan proses pembelajaran itu kepada 5 sekolah imbas, atau sekolah yang berada dalam naungan zonasi SMAN 3 Unggulan. “SMAN 3 bertanggung jawab dalam peningkatan skill guru di SMAN 1 Jayapura, SMA Muhammadiyah Martapura, SMA YIS Martapura, SMAN2 Martapura dan SMAN 1 Madang Suku 3.

“Zonasi sekolah adah program pendidikan adalah pemerataan mutu pendidikan. Diharapkan semua sekolah memiliki mutu yang sama dengan sekolah induk. Guru-guru dari lima sekolah tadi mendapat pelatihan pembuatan rencana program pembelajaran (RPP) yang mengacu pada kompetensi HOTS tadi.” rincinya lagi.

Kemudian untuk memastikan kompetensi guru yang terlibat dalam IHT, panitia akan melakukan pendampingan langsung ke sekolah-sekolah imbas (sekolah yang berada dalam zonasi di bawah SMAN 3 Unggulan Martapura).

“September ini kami akan lakukan pendampingan ke sekolah-sekolah. Jadi Zonasi itu bukan cuma mengatur mengenai penerimaan siswa baru saja. Tapi juga mengatur tentang mutu sekolah yang berada dalam lingkup zonasinya.” tutup Meidiana.(Triangga)