Pengusaha Walet Malas Bayar Pajak

302 views

OKU TIMUR – Dari 800-an gedung walet di Ogan Komering Ulu Timur (OKU TIMUR) hanya sekitar 25 persen yang taat membayar retribusi walet. Untuk itu Bupati Kholid MD minta kepada instansi terkait agar masalah ini ditanggulangi

Dalam rapat koordinasi evaluasi rapat target pendapatan daerah 2019 di Bina Praja II Pemerintah Kabupaten OKU Timur, dengan harapan berharap PBB dan PAD yang telah dicapai tahun 2018 dapat ditingkatkan pada 2019, Rabu 27 Maret 2019.

“Di OKU TIMUR ini masa cuma 25 persen yang bayar retribusi. Padahal jumlahnya 800-an gedung.” Kata Bupati OKU Timur Kholid MD.

Rapat itu membahas tentang PAD dan sasaran pajak dan retribusi, antara lain pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, mineral bukan logam, dan batuan air bawah tanah, sarang burung walet, bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).

Wilayah OKU Timur dengan kecamatan terbesar dalam capaian PBB tahun 2018, Kecamatan Buay Pemuka Nangsa Raja 100 persen, Belitang III 82 persen, Kecamatan Madang Suku I 72,71 persen. kesuksesan dan kemajuan suatu daerah tergantung pada dana Pajak Bumi Bangunan.

“Laporan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah untuk tahun 2018 pendapatan asli daerah sebesar dari target Rp 76.706.857 terjadi peningkatan sebesar 85.333,494,724 53 dengan capaian sebesar 111.25 persen,” tegasnya.

Di tahun 2019 saya berharap “target pendapatan asli daerah (PAD) dapat mencapai Rp 100.000.000.0000, harus menjadi perhatian kita bersama, terutama dari pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2), saya juga akan memantau peran aktif dan upaya yang dilakukan camat dan kepala desa,” pungkasnya.(triangga)