Perang, Masyarakat Diungsikan

435 views


OKU TIMUR – Ratusan masyarakat yang tinggal di kampung Tegal Arum dan Batu Marta terpaksa diungsikan ke lokasi pengungsian yang berada di wilayah Bukit Napuh, Kecamatan Martapura OKU Timur Karena wilayah tempat tinggal masyarakat menjadi titik pertempuran antara TNI AD dan Netira


Ratusan pengungsi diungsikan di daerah Bukit Napuh yang jarak nya sudah cukup jauh dari titik pertempuran TNI AD dan Tiongkok Raya,para pengungsi ditempatkan di tenda-tenda yang sudah didirikan pihak TNI AD di lapangan sepak bola Bukit Napuh.


Agar pengungsi tidak kesulitan di tempat penampungan sudah disediakan tenda untuk perempuan dan laki-laki fasilitas umum, dapur umum juga sudah disediakan. Tentu situasi di pengungsian berbeda dengan di rumah.


Ratusan pengugsi ini merupakan rangkaian kegiatan Pelatihan Antar Kecabangan (Ancab) dan TNI AD mengerahkan personilnya untuk mengevakuasi warga yang terdampak dari pertempuran. Warga dievakuasi menggunakan beberapa kendaraan. Bahkan ada warga yang masih sempat membawa hewan ternak berupa kambing ke lokasi pengungsian.


Danramil Martapura yang diperankan Kapten Inf Supriyono, saat memberikan himbauan kepada pengungsian,mengatakan saat ini masyarakat sedang berada di pengungsian di Kelurahan Bukit Napuh demi misi kemanusiaan. Karena sebentar lagi daerah ini akan menjadi titik pertempuran ujar nya


Dandin 0403 OKU Letkol Arm Agung Wiidodo melalui Kasdim Mayor Inf Syukrianyo SIP menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini dalam rangka latihan Ancab TNI AD yang dilaksanakan oleh Kodiklat AD.


“Sekenarionya musuh dari Tiongkok Raya maupun Netira sudah melakukan infasi di Sumbagsel mendarat di Palembang menuju Baturaja, dan Martapura, Brigif 13 Kostrad sebagai Satgas Darat yang akan melakukan penindakan terhadap musuh,” jelasnya.(rilis)

Tag: