Pertengkaran Berujung Nyawa

1198 views

 

Perkelahian antar tetangga desa mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Peristiwa maut yang terjadi pada Kamis pagi 8 Maret ini berlangsung di pinggir jalan di Desa Anyar Kecamatan Buay Pemuka Bangsa Raja.

 

Kronologi yang dihimpun oleh narasumber di lokasi menyebutkan bahwa, peristiwa itu bermula saat pertemuan dua belah pihak, yakni inisial RL (30) dengan KH (55). Kericuhan terjadi saat korban KH sedang diketahui mendandani mobil milik menantunya Juniawan yang sedang mogok di jalan lintas Komering Desa Anyar.

 

Pagi itu pelaku RL melintas menunggang Honda Scoopy warna putih dan lantas mendekati korban. Percekcokan mulut berlanjut baku hantam, sementara penyebabnya sejauh ini belum diketahui.

 

Informasi dari Kepolisian merinci, jika pelaku sempat menodongkan pistol ke arah menantu korban. Namun gagal lantaran lengan pelaku dihantam balok oleh korban KH yang saat itu memerintahkan saksi Juniawan untuk lekas menyelamatkan diri.

Saat pistol pelaku terjatuh. Korban lantas berlari ke arah pasar Desa Anyar, warga setempat mendengar tiga kali bunyi letusan dari arah pelaku yang bernafsu mengejar korban KH.

 

Hingga tiba di rumah Kadus VI Desa Anyar, korban tersungkur setelah ditembak kali keempat.

 

Pelaku yang melihat lawannya roboh lantas kabur hingga sekarang buron kepolisian. Sementara korban menderita 3 luka tembak : 1 di dada kiri. 1 lengan kiri dan 1 di tengkorak kepala sebelah kiri. Korban sempat dilarikan ke Klinik Linda, Desa Riang Bandung Kecamatan Madang Suku II meski akhirnya tak tertolong lagi.

 

Sementara itu, Kapolres OKU Timur, AKBP Irsan Sinuhaji melalui Kasat Reskrim, AKP Faisal P Manalu didampingi Kanit Pidum Ipda Novihildan mengatakan akan mengusut tuntas peristiwa ini. Identitas pelaku sudah dikantongi oleh pihaknya.

 

Barang bukti yang berhasil disita polisi berupa satu batang kayu bulat panjang lebih kurang dua meter, satu lembar baju kemeja warna merah kotak-kotak, celana dasar milik korban satu lembar.

 

“Identitas tersangka sudah jelas, untuk motifnya belum kita ketahui, kita masih memeriksa saksi-saksi. Tersangka masih dalam pengejaran anggota kita,” terangnya.(triangga)