Polres OKU TIMUR Bekuk 12 Kriminil Dalam 1 Bulan Terakhir

1409 views

 

OKU TIMUR – Dalam kurun waktu sebulan belakang, 11 tersangka dibekuk oleh jajaran Polisi Resor (Polres) Ogan Komering Ulu Timur (OKU TIMUR). Dari semua pelaku, kriminal curas mendominasi tangkapan. Pagi 12 November pukul 11.00 total 12 orang tersangka beserta barang bukti dijajarkan di halaman Mapolres, Desa Kotabaru Selatan, Martapura.

 

“Ini sengaja kita kumpulkan untuk diketahui oleh masyarakat, dalam sebulan belakang tindak kriminal di OKU Timur memang meningkat,” kata Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya pada wartawan dalam konferensi pers. Ia didampingi Kasat reskrim AKP M. Ikang Ade Putra, S.IK dan Kanit Pidum IPDA Alimin beserta jajarannya, Kapolres menjelaskan,

 

 

 

Ungkap Kasus paling mencolok yakni Pencurian dengan Kekerasan (Curas) sebanyak 7 kasus, curat satu kasus dan senjata api terdapat satu kasus, dengan jumlah pelaku 11 orang. Kasat Reskrim AKP M. Ikang Ade Putra, S.IK menjelaskan saat kejadian di Desa Pandan Agung Kecamatan Kecamatan Madang Suku II pelaku Mohamad Aulawi alis Mat Law kepergok saat hendak mengambil 1 unit HP, namun diamankan ke Polsek Madang Suku II.

Kasus curat lainya terjadi di Desa Banuayu Kecamatan Buay Pemuka Peliung. “Saat Asri memarkirkan kendaraanya di area pertunjukan kuda lumping, tak lama dari itu motor miliknya raib dibawa pencuri yang tak lain adalah Jamil. Penangkapan tersebut terjadi ketika anggota Polsek BP Peliung melakukan patroli di Desa Banu Ayu. Tak ingin di ketahui apa yang telah dirinya lakukan, pelaku memutuskan untuk memanjat pohon kelapa. Nahas saat memanjat kelapa kakinya terpelese, sehingga dirinya jatuh dan ditangkap pihak kepolisian BP Peliung,” tegasnya.

 

Kasus curat lainya dilakukan oleh Mujiono, Roziani, Anggit Adi Pratama dan Irfan Hamdan, dengan modus membongkar rumah dengan menggunakan alat bantu linggis. Tersangka Roziani, Mujianto dan Anggit ditangkap saat anggota Polsek Belitang III melakukan patrol, dan menemukan ketiga pelaku sedang mengendarai sepeda motor hasil curiannya. Setelah diintrogasi pelaku mengakui, bahwa telah melakukan pencurian di warung manisan sebanyak dua kali dan di SMKN I Belitang III OKUT. “Otak dari pencurian sepeda motor tersebut yaitu Roziani,” tuturnya.

 

Modus kejahatan yang terakhir terjadi di Desa Desa Muncak Kabau Kecamatan Buay Pemuka Bangsa Raja, saat Bustonj Bin Sarnubi (Alm) hendak membeli senjata api dengan tujuan untuk digunakan pelaku sebagai alat untuk melalukan tindak pidana pencurian. Tersangka ditangkap di rumahnya di Dusun Marga Jaya Desa Muncak Kabau. Ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti pucuk senjala api rakitan jenis revolver warna hitam dan bergegang kayu beserta 3 ( tiga) butir amunisi aktif call 38 special PP-YU di didalam sebuah tas selempang dan digantung di pintu dapur rumah.

 

“Kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke polres OKU Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut. Akibat ulahnya tersebut, Bustomi menerima hukum mati atau hukuman penjara seumur hidup atau ancaman 20 tahun penjara,” ujarnya.

 

Pada kesempatan ini, Kapolres OKUT menyampaikan ucapan terimakasih kepada rekan-rekan pers, atas kerjasamanya selama ini dalam memberitakan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan kinerja Polres OKUT. Semoga kedepannya, akan terjalin sinergitas yang lebih baik. Lebih lanjut disampaikan Kapolres Kampar, media pers memegang peranan penting dalam penyebaran informasi kepada masyarakat luas.(triangga)