Rusunawa Martapura Akan Jadi Penampungan Pasien Covid-19

Bupati bersama Kadinkes dan Kadin PUPR OKU Timur berdiskusi usai meninjau Rusunawa Martapura yang direncanakan untuk jadi rumah penampungan pasien Covid-19.

 

 

OKU TIMUR – Sebagai upaya preventif terkait ancaman jika terjadi lonjakan kasus Covid-19, Bupati OKU Timur tinjau Rusunawa (Rusunawa) Martapura. Sebanyak 42 unit hunian dengan masing-masing 2 kamar ini direncanakan untuk jadi tempat penampungan pasien Covid-19.

Bersama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Zaenal Abidin dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Permukiman (PUPR) Danan Rachmat, Bupati mendatangi dan mendiskusikan persiapan.

“Harapannya tidak terjadi lonjakan kasus di OKU Timur, namun jika hal buruk terjadi, Pemerintah OKU Timur harus siap dam berencana untuk menempatkan pasien Covid-19 di rusunawa ini.

Apalagi, apasitasnya lumayan 42 unit rumah yang terdiri 2 kamar dan kondisi gedungnya baik sekali.” Kata Enos pada wartawan ketika dibincangi usai giat peninjauan.

Sebab, kata Enos, OKU Timur sejak beberapa hari ini menjadi salah satu rujukan untuk pasien Covid-19 dari kabupaten tetangga. Otomatis kebutuhan kapasitas kamar rawat inap menjadi hal yang harus diperhatikan.

“Kita sudah kedatangan beberapa pasien dari kabupaten tetangga. Maka perlu ada persiapan walaupun kata Kadinkes bahwa okupansi bed rawat inap masih bisa ditangani oleh pihak rumah sakit.” Terang Enos.

Sementara itu Kadinkes OKU Timur mengatakan selain sebagai ruang perawatan pasien Covid-19, Rusunawa ini juga akan dimanfaatkan sebagai tempat istirahat bagi para tenaga kesehatan.

Terkait izin pemanfaatan gedung 3 lantai Rusunawa itu, Bupati Lanosin memerintahkan kepada Kadin PUPR untuk menyurati kementerian.

“Hari ini saya minta kepada Kadin PUPR agar segera membuatkan surat permohonan terkait pemanfaatan gedung rusunawa tersebut.” Kata Lanosin Hamzah yang akrab disapa Enos itu.(Triangga)