Satria Raja Hukum, Gelar Adat Komering Untuk Kapolres Yang Hobi Blusukan

Blusukan Kapolres OKU Timur

 

OKU TIMUR – Memasuki pekan ketiga menjabat sebagai Kapolres OKU Timur dan telah mendapat gelar kehormatan adat Komering (adog), AKBP Irsan Sinuhaji adog Satria Raja Hukum memantapkan kiprahnya dalam menegakkan keamanan di wilayah hukum OKU Timur.

 

Antaralain melaksanakan silaturahmi ke sejumlah pihak guna menegakkan sinergitas. Beberapa program sempat dikemukakan. Selain itu, Kapolres juga meminta dukungan dalam tugasnya memimpin Polres OKU Timur.

 

“Saya memang orangnya tidak betah berlama-lama diam di kantor, makanya saya lebih milih untuk keluar, silaturahmi atau sekedar nongkrong, itu tujuannya untuk mendengar, mungkin ada masukan yang dapat membantu dalam pekerjaan saya,” ungkapnya dalam pertemuan ramah-tamah bersama jurnalis yang dilaksanakan di Hotel Puri Parai Tani pada 5 Mei kemarin, dua hari setelah kegiatan malam Kenal-Pamit yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten OKU Timur.

 

 

Semasa bertugas di Aceh dan berpangkat Letnan Satu, dirinya pernah main ke kampung halaman pemimpin GAM Hasan Tiro. Saat itu sentimen masyarakat masih terasa kuat. Tapi ia mengaku tak ambil pusing,

 

“Saya datangi rumah salah satu tokoh yang disegani untuk silaturahmi. Yang jelas saya akan lakukan pendekatan ke semua kalangan, baik itu tokoh masyarakat, agama semua saya ajak ngobrol. Saya membangun hubungan bukan karena jabatan,” katanya yang baru-baru ini bertatap muka dengan DanYon Armed Martapura.

 

Dirinya juga secara terbuka meminta masukan kepada awak media. Salah satu poin yang ia singgung adalah meningkatkan kesadaran masyarakat. Masalah sosial, kata AKBP Irsan Sinuhaji bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Masyarakat berperan penting dalam penegakan keamanan.

 

“Tidak cukup media atau Polres yang memberi himbauan. Perlu ada kesadaran dari masyarakat untuk menjaga diri dan keluarga. Misalnya, kalau sudah malam agar kendaraannya dikunci. Atau kalau sedang berkendara jangan mengenakan perhiasan yang mencolok—yang dapat mengundang bahaya bagi diri.” beber ayah dua putri dan satu putra ini. Sang istri yang berasal dari Jawa Timur juga mendapat gelar adat adog Nay Satria Hukum.

 

“Anggota juga sudah saya arahkan untuk tiap malam patroli keliling sambil menyalakan sirine, sembari memberi pengumuman mengajak masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan,” tutupnya.

 

Jumat 12 Juni, Rutan Cabang Martapura disambangi oleh Kapolres OKU Timur. Selain silaturahmi, AKBP Irsan Sinuhaji yang didampingi beberapa perwira disambut oleh Yantala Herlizar selaku KA Subsi Cabang Rutan Martapura.

 

“Kita juga hendak melihat pengamanan yang diterapkan di Rutan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi jika ada tahanan yang mencoba melarikan diri atau hal-hal yang tidak diinginkan lainnya,” kata Kapolres.(triangga)