SMA Idola Gelar Pentas Seni 

Tidak ada komentar 480 views


BELITANG III– Sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter bagi  pelajar disekolah, SMA Negeri 1 Belitang III atau SMA IDOLA menggelar lomba Pentas Seni (Pensi) dan kegiatan bazzar murah. 


Kegiatan yang dipusatkan di Halaman sekolah tersebut, diikuti ratusan siswa perwakilan seluruh kelas dan guru serta beberapa pensi ini diikuti siswa-siswi dan guru, juga peserta dari luar sekolah, seperti perwakilan SD, SMP, MTS, SMK, SMA, Polsek, Koramil, KUA dan Kantor Kecamatan Belitang III.  Kegiatan berlangsung selama dua hari, 17 hingga 18 Oktober.

Menurut Sunvita Ningrum, S.Si selaku ketua pelaksana kegiatan mengatakan, acara pentas seni dan bazar ini merupakan program tahunan sekolah dengan tujuan untuk menumbuhkan potensi, bakat, dan kreatifitas siswa. Untuk bazzar dan pasar murah yang dilakukan merupakan langkah untuk mengembangkan jiwa enterpreneurship anak sejak dini serta untuk menumbuhkan kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar sekolah.


 

“Dari hasil penilaian setiap tahun kegiatan ini mengalami perkembangan yang signifikan, baik itu dari seni tari, seni musik, seni, drama dan beberapa kegiatan ektrakurikuler seperti pramuka dan pencak silat sehingga perlu untuk ditingkatkan dan dilaksanakan. Alhamdulillah ternyata kegiatan kita juga mendapat sambutan yang positif dari masyarakat dan semua undangan.” ungkapnya.


 Kepala SMAN 1 Belitang III Dra Suliyah, MM mengatakan, kegiatan pentas seni ini salah satu langkah menerapkan kurikum 13 tentang penguatan pendidikan karakter. Dimana meskipun saat ini sekolah belum sepenuhnya bisa menerapkannya seperti yang diharapkan pemerintah namun diharapkan melalui kegiatan ini bisa sebagai langkah sekolah dalam  mewujudkan pendidikan penguatan karakter disekolah.


“Kegiatan eskul ini sudah dilakukan selama tiga kali sejak tahun 2015 lalu. Namun ditahun sebelumnya kita hanya mengadakan pentas seni saja dan Alhamdulillah tahun ini bisa melaksanakan pentas seni ditambah lagi dengan bazzar dan pasar murah,” kata kepala sekolah yang pernah mengajar di SMA Negeri 1 Belitang ini.


Selanjutnya, dengan adanya kegiatan seperti ini kedepan akan menjadi inspirasi bagi bagi siswa-siswi bahwa kekuatan pendidikan penguatan karakter yang diajarkan disekolah diantaranya anak harus berkarakter religius, nasionalis dan gotong royong yang dapat menjadi bekal yang bisa diterapkan dikehidupan sehari-hari. 


“Saya berharap apa yang telah diajarkan kepada anak melalui impelmentasi dari kurikulum 13, semoga anak bisa meningkatkan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap kepribadian yang baik. Selain itu, anak juga dibekali dengan ilmu kecerdasan, spiritual untuk menunjang dalam mewujudkan prestasi yang baik,” tutupnya. (Naga).