Staff Terpapar Corona, Pelayanan Disdukcapil OKU Timur Tutup

OKU TIMUR – Pelayanan dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten OKU Timur pada Jumat pagi 9 Oktober ditutup. Ditengarai penutupan ini dilakukan karena kabar yang beredar mengenai seorang staff dinas tempat pelayanan e-KTP, Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga ini terpapar Covid-19.

“Katanya ada yang kena Corona, kalo cak ini mending balik.” Keluh sejumlah orang yang dibincangi di halaman Kantor Disdukcapil OKU Timur, Desa Kotabaru Selatan, Martapura.

Sontak, kantor dengan kesibukan paling tinggi di antara kantor lain di kota Martapura ini mendadak sepi. Masyarakat yang mendengar kabar itu langsung buru-buru meninggalkan lokasi.

Di lokasi sendiri, sejumlah petugas kesehatan dari UPTD Puskesmas Martapura melakukan analisa dan pendataan kepada sejumlah staff yang diperkirakan mencapai 40 orang lebih. Belum jelas apakah petugas ini juga akan langsung melaksanakan uji swab kepada segenap staf.

Salah seorang staf yang enggan namanya dimuat mengatakan, penutupan Disdukcapil terkait hasil swab dari petugas pelayanan yang terpapar corona. Ia menyebut dugaan staf tersebut tertular dari suaminya yang bekerja di kantor Setda OKU Timur yang tak jauh dari gedung Disdukcapil.

Pukul 11.17, dari corong pengeras suara yang biasa digunakan memanggil nama antrian, nampaknya petugas kesehatan mengalami kesulitan dalam pendataan nama-nama uji swab terhadap staf. “Bagi petugas Capil yang tidak mau tes swab, kami akan datangi ke rumah masing-masing.” Tegas suara salah seorang staf kesehatan.

Hingga berita ini turun belum ada informasi resmi dari Kepala Disdukcapil dan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 OKU Timur. Pukul 13 Jumat tes Swab akan dilaksanakan.(Triangga)