Susah Sinyal, Terpaksa Internetan ke Sawah

Tidak ada komentar 193 views
salah seorang warga di Kecamatan Madang Suku II yang terpaksa mencari sinyal internet hingga ke sawah

OKU TIMUR – Program Internet Masuk Desa yang dicanangkan oleh Gubernur Sumsel sejak November 2019 silam sepertinya masih belum dirasakan manfaatnya bagi warga pedesaan. Seperti yang dialami di Desa Sri Mulyo, Kecamatan Madang Suku II, Kabupaten OKU Timur, untuk mendapatkan sinyal terpaksa harus menyisir lingkungan bahkan ke sawah, asalkan dapat sinyal. Di tengah pandemi Covid-19, kelas jauh lewat jalur online diakui sebagian orang tidak dapat terlaksana dengan baik.

Widodo warga Desa Sri Mulyo, Kecamatan Madang Suku II, mengeluhkan kondisi sinyal internet di daerah tempat tinggalnya yang kadang hilang sama sekali. Ia mengaku sampai pusing karena tidak bisa mengakses situs kampus tempat ia menimba ilmu di Palembang.

“Kalau di dalam rumah nggak ada sinyal, jadi kalau mau mendapatkan sinyal untuk telpon, buka pesan, WhatsApp dan YouTube atau akses situs kampus, kita keluar rumah bahkan ke sawah atau kebun dulu untuk dapat sinyal,” cetusnya kesal.

Warga lain, Wagino, sulitnya sinyal sangat merepotkan sebagai orang tua yang memiliki anak usia sekolah, apalagi mengingat saat ini anak-anak belajar dari rumah atau secara online (daring).

“Anak-anak sekolah sudah belajar dari rumah sendiri terus sinyal sulit, jangan sampai karena nggak ada sinyal anak yang belajar di rumah tambah bodoh,” ucapnya.

Sebagai masyarakat dirinya berharap kedepannya kondisi sinyal bagus sehingga bisa nelpon dan membuka sosmed bisa di dalam rumah nggak perlu keluar rumah. “Saya berharap instansi terkait dapat memperhatikan kondisi sarana jaringan telekomunikasi di daerah pelosok yang jauh dari kata baik. Kalau bisa dibantu oleh Bupati OKU Timur atau Gubernur Sumsel.” harapnya.

Sebagai informasi, pada November 2019, Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru meluncurkan program Internet Desa Sumsel Maju Untuk Semua pada 17 kab/kota. Dalam kegiatan peluncuran itu, Gubernur menjanjikan pemerataan jaringan internet di 17 Kabupaten/Kota se-Sumsel.

“Saya ingin kemajuan di Sumsel lebih merata, dengan adanya Internet Desa bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai keperluan yang positif, seperti memasarkan UMKM hasil-hasil kerajinan, hasil bumi, pariwisata hingga kegiatan-kegiatan masyarakat desa,” ujar Herman Deru seperti yang dikutip dari situs detiksumsel.(Apen)