Tahapan Pemilu Dimulai Kembali 15 Juni Mendatang

Tidak ada komentar 194 views
Rapat Koordinasi Menteri Dalam Negeri bersama pemerintah, KPUD, Bawaslu dan Polres se-Indonesia 5 Juni 2020

OKU TIMUR – Dalam rapat koordinasi Pemilukada yang dilakukan secara virtual di ruang media center Pemkab OKU Timur, Jumat 5 Juni 2020, diputuskan jika tahapan pemilu yang sempat tertunda oleh wabah Covid-19 akan dilanjutkan kembali pada pertengahan Juni mendatang.

Dihadiri oleh Ketua KPUD OKU Timur, ketua Bawaslu dan Asisten 1 setda OKU Timur, audiensi yang dilakukan oleh menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, mendapatkan sejumlah kesimpulan. Antara lain pelaksanaan kembali tahapan pemilukada di daerah pada 15 Juni mendatang. Kemudaian Mendagri minta agar pelaksanaan pilkada di daerah agar dapat efisien.

“Harapan kita agar penyerapan anggaran (pelaksanaan pilkada) dapat minimal dan efisien. KPU Senin nanti setidaknya sudah harus melakukan restrukturisasi dan rekapitulasi terkait kebutuhan Pemilukada di daerahnya masing-masing.”

Tito Karnavian memberikan contoh pemilihan umum yang dilakukan di Korea Selatan lewat cuplikan tayangan berita suasana pemilu. Yang antara lain menerapkan protokol kesehatan dimana antrian diberi jarak, dan jarak antar kotak suara dibuat berjauhan. Apalagi di tengah wabah, partisipasi masyarakat di Korea Selatan malah naik hingga 60 persen.



Terpisah, Ketua KPUD OKU Timur Herman Jaya yang didampingi oleh Bendahara KPUD Sutikno mengatakan sedang akan menghitung kebutuhan terkait penyesuaian pelaksanaan pemilukada yang akan berlangsung 9 Desember mendatang.

“Kita masih akan evaluasi mengenai penambahan TPS, kebutuhan stok APD dan di waktu yang sama melanjutkan pelaksanaan verifikasi faktual calon perseorangan yang sempat tertunda akibat serangan pandemi Corona, kemudian mengaktifkan badan Adhoc dan rekrutmen petugas PPDP.” Katanya.

Terkait anggaran, Sutikno mengatakan jika kemungkinan ada pembengkakan anggaran terkait penerapan tata cara pemilukada mendatang. Namun sejauh ini pihak KPUD OKU Timur masih akan menyesuaikan sesuai dengan Naskah Perjanian Hibah Daerah (NPHD).

“Yang pasti kita akan ikuti perintah menteri terkait efisiensi anggaran yang juga sesuai dengan NPHD dengan pemkab OKU Timur.” Tutupnya.(Triangga)