Tak Sabar Terima BLT, Warga Abaikan Jaga Jarak

Tidak ada komentar 280 views

OKU TIMUR – Ratusan warga memadati pembagian bantuan sosial (bansos) di Kantor Kecamatan Belitang II Kabupaten OKU Timur, Sabtu 13 Juni 2020. Antrian warga ini tidak menggunakan protokol kesehatan.

Warga yang mengantri bercampur dari mulai anak muda hingga lansia, terlihat pula ada anak-anak yang ikut. Warga tersebut mengantri untuk mendapat bantuan Rp 600 ribu dari pemerintah. Aturan physical distancing (jaga jarak fisik) yang digaungkan pemerintah tidak berjalan baik.

Salah seorang warga yang mengantri, Nurmat (47) mengaku sudah antri sejak pagi. Uang bantuan dibutuhkan untuk menyambung hidup di tengah pandemi. Ia tahu bahwa berkerumun sangat berpotensi menyebarkan virus Corona.

“Saya pasrah saja. Soalnya butuh bangat uang. Udah habis. Jadi, tidak apa-apalah berdesakan juga,” katanya saat dibincangi wartawan.

Ia berharap, protokol keamanan bisa berjalan dengan baik. Apalagi, distribusi bantuan masih akan ada lagi.

“Saya berharap bulan depan tidak antri seperti ini. Atau sistimnya yang dirubah. Misalnya langsung di transfer ke rekening yang mendapatkan,” ujarnya.

Sementara, Kamto (46) meminta pemerintah dan petugas lebih tegas dalam menerapkan protokol kesehatan. Jangan sampai ada yang terkena Virus Corona di tempat pembagian bantuan sosial.

“Pemerintah harusnya tegas. Ini tidak ada yang ngatur. Jadi desak desakan. Kami juga tidak mau kayak gini,” pungkasnya.(Firman)