Terdakwa Bantah Meneror Dhesta

434 views

swarasumsel – Sidang kedua terhadap tersangka pelaku penyiraman cuka para yang digelar Selasa 17 Oktober ditutup lebih cepat. Jalannya sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri cabang Martapura, Jalan Merdeka Kelurahan Terukis Rahayu, sempat terinterupsi lantaran amuk keluarga korban.

 

Sidang yang dibuka lepas tengah hari beragendakan pembacaan tuntutan terhadap terdakwa, atas nama Suyanto dan Riski. Sidang awalnya berjalan tertib.

 

Namun emosi keluarga tatkala mendengar pernyataan tersangka tak dapat dibendung. Ayah korban naik pitam demi mendengar pernyataan terdakwa di hadapan majelis hakim.

 

“Terdakwa Suyanto memberikan pernyataan yang berbelit-belita dan dak sesuai fakta saat menyangkal mengenai teror terhadap Dhesta,” urai Siswoyo selaku juru bicara dari pihak keluarga korban.

 

Ayah korban yang dalam keadaan geram sempat hendak meraih terdakwa. Beruntung sempat ditahan.” Tidak sampai benturan fisik. Sempat saya tahan,” lanjut Siswoyo.

 

Meski begitu, jalannya sidang akhirnya ditutup lebih cepat untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan. Sidang akan dilanjutkan pada Selasa mendatang.

 

Terkait sangkalan itu, kata dia, pihak keluarga memiliki bukti memberatkan atas teror yang dilakukan terdakwa. “Kita punya rekamannya,” tandas Siswoyo.(triangga)