Tiga Begal K.O Lawan Warga

Tidak ada komentar 1728 views

 

 

 

OKU TIMUR – Tiga orang grandong (begal.-red) berhasil digagalkan aksinya pada Jumat pagi 28 Desember oleh masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU TIMUR). Satu begal tewas, dua lainnya babak belur dihajar warga. Meski sempat mencoba kabur beruntung nyawa kedua orang ini diselamatkan oleh petugas dari Polsek Buay Madang Timur.

 

Kronologi yang dihimpun, ketiga pelaku yakni TOB (23), NURH (22) dan NURM (29) awalnya hendak menodong dan merampas motor seorang ibu bernama Sulast (65), warga Desa Sukodadi, Kecamatan Buay Madang Timur. Tempat kejadian berada di Desa Tanjung Agung sekitar jam 8 pagi. Salah seorang dari pelaku todongkan pistol.

 

“Yang punya ide si Tob,” kata Nurm seraya meringis menahan sakit saat rilis pers di Mapolres OKU Timur, Jumat sore, Jalan Lintas Tengah Sumatera, Martapura. Ia dan seorang rekan sekomplotnya dihadiahi timah panas pada kaki oleh petugas.

 

Dalam situasi tak imbang menodong perempuan tua itu, tak disangka oleh ketiga pelaku, perbuatan mereka diketahui oleh sejumlah warga yang hendak panen di areal persawahan dekat TKP. Sempat terjadi pertarungan antara kedua belah pihak.

 

Terdesak, para pelaku mencoba kabur, motor Honda Beat bodong yang ditumpangi mereka dipacu kencang oleh NURH selaku joki. Tapi satu pelaku berhasil ditangkap warga.

 

“Lantas dihadang oleh petugas dari Polsek Buay Madang Timur bersama-sama dengan warga. Tak sampai sejam kedua pelaku yang kabur berhasil dilumpuhkan. Satu orang pelaku yakni TOB meninggal saat dilarikan ke Puskesmas Rawa Bening BK 3. ” kata Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya,SIK pada wartawan.

 

Ketiga pelaku sendiri sudah memiliki catatan kriminal. TOB baru empat bulan keluar dari penjara. Sementara kedua lainnya yakni Nurh dan Nurm mengaku setidaknya sudah dua kali melakukan tindakan kriminal serupa. “Jero pak, Demi Allah, sumpah pakai Alquran jugo dak apo-apo, aku jero,” kata Nurm yang memegang botol infus.

 

Sejumlah barang bukti turut diamankan antara lain, sebilah sangkur bergagang hitam, sebilah pisau warna metalik kuning lengkap dengan sarung, satu kunci T, satu unit motor Honda Beat merah jambu dan satu senpi rakitan revolver,  satu butir amunisi FN cal 9 mm aktif dan satu selongsong peluru jenis yang sama. “Satu peluru nampaknya sudah pernah ditembakkan, karena satu sudah tinggal selongsongnya saja,” lanjut Kapolres yang didampingi oleh Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade dan Kapolsek Buay Madang Timur.(triangga)