Truk Karet ‘Kepater’ di Jalan Poros Setiap Musim Hujan

Suasana kemacetan di jalan poros Kecamatan Semendawai Timur, OKU Timur yang menjadi langganan macet karena infrastruktur jalan berupa tanah liat merah dan kerap membuat kendaraan terjebak

OKU TIMUR – Hujan yang mengguyur Kecamatan Semendawai Timur empat hari belakangan ini membuat sejumlah akses jalan poros di Kecamatan tersebut banyak yang rusak. Diantaranya Jalan poros Desa Burnai Jaya, jalan porong Desa Mulya Jaya, jalan poros Desa Nirwana, jalan poros Desa Bawang Tikar dan jalan poros Desa Harapan Makmur.

Akibatnya, sejumlah kendaraan truk pengangkut getah karet banyak yang terjebak lubang (kepater). Sehingga membuat lubang di jalan poros semakin dalam.

Pemantauan di lapangan Minggu 21 Juni 2020 terlihat ado puluhan truk karet ‘Keplater’ hampir seharian di Desa Harapan Makmur. Setiap truk yang melintas butuh waktu 2 sampai 3 jam untuk melewati jalan itu.

“Aduh pak kami susah mati melewati jalan rusak ini, kalau lagi musim hujan seperti saat ini. Rasanya pengen berhenti jadi sopir truk karet,” kata Heri (35) salah seorang sopir truk saat dibincangi wartawan.

Sementara Zul (40 ) warga Harapan Makmur mengatakan memang setiap musim hujan jalan poros di desanya selalu rusak. Jika masuk musim panas warga selalu gotong royong untuk memperbaikinya.

“Ini tiap tahun selalu kami lakukan, kalau tidak gotong royongkan jalan susah untuk dilewati. Apalagi jaln loros di Harapan Makmur ini akses satu-satunya untuk ke Ogan Komering Ilir (OKI) karena ini Desa perbatasan dengan OKI,” katanya.(Firman)