Truk Tak Bisa Masuk, Petani Tanggung Biaya Ojek Hingga Jutaan

411 views

OKU TIMUR – Infrastruktur jalan poros rusak parah memaksa petani di Kecamatan Madang Suku I rogoh kocek transportasi lebih dalam. Akibat truk pengangkut hasil panen tak bisa melintas, petani Desa Agung Jati menanggung ongkos ojek hingga jutaan.

 

“Kalau sebelumnya truk dapat langsung parkir di pinggir sawah, sekarang terpaksa berhenti di depan desa karena jalannya rusak,” keluh Sugianto, salah satu petani di Desa Agung Jati.

 

Dalam ceritanya, di perkirakan dalam satu hektar sawah biaya ojek yang harus di keluarkan petani untuk mengangkut hasil panen padi dari sawah ke pembeli mencapai Rp 1,9Juta.

 

“Disini karung panen padi menggunakan karung merek ayam, yang beratnya sekitar 70 KG. Dalam satu hektar hasil panen bisa mencapai 130 karung, biaya angkut satu karung bervariasi Rp 10Ribu sampaia Rp 15 Ribu. Jadi kalau dikalikan mencapai Rp 1,9Juta,” rincinya.

 

Sedangkan luas lahan yang ada di Desa Agung Jati mencapai lebih dari 1.000Hektar.

 

“Berharap ada perbaikan jalan poros segera oleh pihak terkait, mengingat sangat pentingnya jalan,” harapnya.(naga).