Ungkap Kasus Polres OKU Timur Didominasi Kasus Narkoba


OKU TIMUR – Sebanyak 30 tersangka yang dihadirkan dalam konferensi pers yang digelar oleh Polres OKU Timur, Kamis pagi 6 Maret 2020. 25 orang menjadi tersangka narkoba, sisanya kasus perampokan dan 1 kasus pemerkosaan.

Dari hasil tangkapan yang dilakukan Ditresnarkoba berhasil mengamankan sebanyak 20 tersangka salah satunya pengedar sabu yang bersenpi berhasil diamankan di Desa Kurungan Nyawa III kecamatan Buay madang kabupaten OKU Timur.

Pada, minggu 1 maret dilakukan penangkapan terhadap Angga saat pengkapan tim Ditresnarkoba berhasil mengamankan, 8 paket sabu (7,14 gram), 1 unit timbangan yang digunakan pelaku untuk menimbang sabu yang siap dibeli konsumen dan 1 buah senpi yang ditemukan Ditresnarkoba.

Kapolres AKBP Erlin Tang Jaya SH SiK menjelaskan sebanyak 24 pengguna sabu dan 1 orang bandar yang bersenpi telah diamankan oleh tim Ditresnarkoba dan sebanyak 38,95 gram sabu serta 7 butir extasi, penangkapan ini sudah dari bulan Januari sampai bulan Maret.

Selain itu kata Kapolres, beberapa kasus sudah lama yang belum terungkap dari tahun 2014 silam, baru terungkap pada tahun 2020 ini yaitu, pelaku kejahatan Joko Irawan alias iwan, yang terlibat dalam kasus selama ini kita tangani dan mereka rupanya satu komplotan. kasus pencurian dobrak pintu bersama pelakunya perempuan juga salah satunya adik kades desa melati Agung herwani yang kini sudah kita tangkap”, jelas Kapolres.

Di antara kasus yang menonjol dan cukup menyita perhatian, adanya orang tua kandung sendiri menghamili anak kandungnya sampai anaknya hamil padahal anaknya masih duduk dibangku sekolah SMA,harus berhenti dari sekolah karena sudah hamil 5 bulan sesuai keterangan korban, pelaku (bapaknya)setiap ingin melakukan hubungan selalu mengancam korban minta dilayani.

Serta kasus KDRT tersangkanya bernama, Dio Arvi, pelaku penganiayaan istri terancam hukuman penjara selama 5 tahun masa tahanan dan akan dikenai denda uang senilai Rp100 juta,’’ ungkap kapolres.

Ditambahkan kapolres uraian jumlahan kasus yang telah terungkap anggotanya,dari sat-reskrim pelanggran pasal 363 KUHP terdapat satu kasus dan pelanggaran 365 KUHP sebanyak tiga kasus dan pelaku kekerasan terhadap anak di bawah umur sebanyak satu kasus, serta kasus asusila orang tua telah menyetubuhi anak dan masih di bawah umur sebanyak 1 kasus. Sehingga total kasus yang diungkap oleh sat reskrim polres OKU Timur sebanyak enam kasus, dan penyalahgunaan narkotika terdapatnya sembilan belas 19 kasus tersangkanya sebanyak 25 orang.’’ pungkasnya.(Rizal)