Wali Murid Ikut Tanggung Jawab Dana Penyelenggaran Sekolah

501 views

Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat menjawab pertanyaan usai memberikan pembinaan dan sosialisasi terhadap pegawai dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten OKU Timur. (Foto:apen)

 

[swarasumsel] MARTAPURA -Bupati OKU Timur HM Kholid MD ikut mensosialisasi Permendikbud nomor 75 Tahun 2016 tentang komite sekolah, berdasarkan Permendikbud agar pengelolaan dan Penyelenggaran Pendidikan dilakukan atas azas gotong royong melalui peran komite sekolah.

 

Itulah satu dari empat hal yang disampaikannya memberikan pembinaan dan sosialisasi kepada para Kepala sekolah dan ketua komite PAUD, SD, dan SMP, para pengawas serta penilik dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten OKU Timur. Kamis (1/2) bertempar0t di Balai Rakyat Pemkab OKU Timur.

 

“Sosialisasi tentang peran orang tua/wali murid atau ketua komite sekolah, Kalau selama ini sekolah itu semuanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan dana nya semua pemerintah memang bisa tetapi tingkat keberhasilanyq kalau menjadi tanggung jawab pemerintah ini tidak maksimal, output yang diterima peserta didik kurang maksimal, maka peran orang tua siswa sangatlah penting, maka timbulah Permendikbud yang mengatur bahwa sekolah harus mengikut sertakan orang tua murid, “jelas HM Kholid MD, kepada wartawan.

 

Bupati sendiri, berharap dengan terlaksananya Permendikbud tersebut akan menjadikan lukusan sekolah yang ada di Kabupaten yang berjuluk Bumi Sebiduk Sehaluan akan lebih bermutu.

 

“Dengan terlibatnya komite sekolah dalam proses belajar mengajar akan memperbaiki mutu yang di hasilkan putra putri kita,” harapnya.

 

Selain itu, masih tiga hal lain yang disampaikan diantaranya nomenklatur nama Dinas Pendidikan Nasional menjadi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Mengenai regrouping sekolah yang peserta belajarnya yang tak memenuhi syarat akan di dikumpulkan dan dilakukan regrouping dengan sekolah terdekat.

 

“Bersukur telah dilaksanakan dan tidak menimbulkan masalah, kini tinggal pengaturan tenaga-tenaga pendidiknya berasal dari sekolah yang di regrouping nantinya akan disesuaikan dengan tempat tinggal yang dekat sepanjang masih memungkinkan ketersediannya,”(naga)